• Desember 1, 2023
Masa Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Indonesia Komplit dari Masa Nusantara sampai Reformasi

Indonesia mempunyai sejarah yang betul-betul panjang. Kalau dirunut jauh, sejarah Indonesia dapat ditunjukkan semenjak masa prasejarah sebab banyak ditemukan fosil manusia purba di Indonesia. Tetapi dalam tulisan ini, kita akan merangkum sejarah Indonesia semenjak masa kerajaan Nusantara.

Masa kerajaan kemudian berlanjut sampai masa kolonial Belanda dan Jepang, kemudian sampai Indonesia merdeka. Sejarah berlanjut pada masa pascakemerdekaan yang terdiri dari masa orde lama, orde baru, dan reformasi.

Masa Kerajaan Hindu-Budha

Dikutip dari modul Perkembangan Kehidupan Masyarakat Pemerintahan Dan Kultur Pada Masa Kerajaan Kerajaan Hindu Budha di Indonesia: Sejarah Indonesia Kelas X terbitan Kemdikbud, permulaan masa kerajaan Hindu-Budha ditandai dengan berdirinya Kerajaan Kutai di kawasan Pulau Kalimantan. Kerajaan ini berdiri pada tahun 475 M (abad ke-5) yang dibeberkan dengan eksistensi Prasasti Yupa.

Kemudian ada Kerajaan Tarumanegara yang berdiri di kawasan Jawa komponen barat, tepatnya di kawasan Provinsi Banten. Kecuali itu, ada Kerajaan Sriwijaya yang mempunyai kawasan luas, merupakan beberapa Nusantara, seperti Jawa, Sumatera, sampai kawasan Thailand. Sentra pemerintahannya ada di Palembang.

Masa Kerajaan Islam

Masa kerajaan Islam diawali dari kawasan Sumatra. Ada sebagian kerajaan yang disebut-ucap sebagai kerajaan Islam pertama. Dikutip dari buku Catatan Pinggir Sejarah Aceh (2014) yang dibentuk Dien Majid, Kerajaan Jeumpa dipimpin Maharaj Syahriar Salman (Salman Al-Parisi), pangeran dari negeri Persia yang datang ke tanah Aceh pada abad ke-7.

Sumber lain mengatakan Kerajaan Perlak yakni kerajaan Islam pertama. Tetapi yang paling awam disebut sebagai kerajaan Islam pertama yakni Kerajaan Samudra Pasai yang berdiri tahun 1267 M. Kerajaan Islam terus berkembang di berjenis-jenis tempat. Di Indonesia timur ada Kerajaan Ternate dan Tidore. Di Jawa ada Kerajaan Banten, Kerajaan Demak sampai Kerajaan Mataram Islam.

Baca juga:

5 Adat di Magelang yang Masih Lestari Sampai Sekarang

Mengenal 9 Tradisi Unik Tahun Baru di Seluruh Dunia

Masa Kolonialisme

Masa kolonialisme terjadi pada masa kerajaan Islam. Dalam buku Kemdikbud Sejarah Indonesia Kelas 11 oleh Sardiman AM dan Amurwani DL, bangsga pertama yang datang ke Nusantara yakni Portugis di Maluku tahun 1511, kemudian Spanyol di Maluku tahun 1521, kemudian Inggris pada tahun 1579.

Belanda masuk ke Nusantara pada tahun 1596 di Banten dengan pimpinan Cornelis de Houtman untuk mencari rempah-rempah. Mereka malah terus menjajah Indonesia sampai mendirikan kongsi dagang Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) pada abad 17.

Kian lama, masyarakat di Nusantara kian bersatu untuk melawan penjajahan dengan munculnya berjenis-jenis organisasi pergerakan pemuda. Nama Indonesia malah mulai diketahui, salah satunya diterapkan sebagai nama organisasi Perhimpunan Indonesia.

Nama ini juga diterapkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Ketika itu juga dipersembahkan nyanyian Indonesia Raya oleh Wage Rudolf Supratman. Konfrontasi hakekatnya telah dijalankan semenjak lama di berjenis-jenis tempat tapi bersifat sporadis. Tahun 1942, Belanda malah menyerah dan meninggalkan Indonesia. Tetapi kemudian justru Jepang yang menjajah Indonesia.

Masa Kemerdekaan Indonesia

Jepang menjanjikan kemerdekaan Indonesia dengan diadakannya sidang BPUPKI dan PPKI. Tetapi kalangan pemuda tak sependapat dengan kemerdekaan yang dikasih Jepang. Pemuda berharap Soekarno langsung memproklamasikan kemerdekaan sendiri.

Diberitakan dari web setneg.go.id, pada dini hari 16 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta terpaksa diculik para pemuda ke Rengasdengklok. Bung Karno didesak supaya langsung memproklamasikan kemerdekaan. Sempat terjadi pro kontra panas, alhasil Bung Karno sependapat memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Sesudah kembali ke Jakarta, mereka berkumpul di rumah Laksamana Maeda untuk membentuk naskah proklamasi dan membikin bendera merah putih. Kemerdekaan malah diproklamasikan oleh Soekarno di rumahnya, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 WIB.

Masa Orde Lama

Pada masa pemerintahan Soekarno yang disebut sebagai orde lama, terjadi sejumlah momen penting. Antara lain kedatangan Belanda kembali ke Indonesia melewati Agresi Militer Belanda. Tetapi Belanda menyerah dan meninggalkan Indonesia.

Dikutip dari situs Pemkot Cimahi, ada sebagian kali perubahan cara pemerintahan, merupakan dari demokrasi parlementer kemudian menjadi demokrasi terpimpin. Pemilu pertama diadakan tahun 1955. Kecuali itu, terjadi pula pengorbanan untuk membebaskan Irian Barat yang dikendalikan Belanda sampai alhasil kawasan terbagi menjadi dua. Pada masa Soekarno, Indonesia juga sempat berkonfrontasi dengan Malaysia sampai memilih mundur dari member PBB.

Masa Orde Baru

Akhir masa orde lama ditandai dengan momen G30S/PKI yang menumpahkan banyak darah sesama bangsa Indonesia. Politik yang bergejolak membikin Presiden Soekarno lengser. Banyak versi sejarah bertebaran mengenai momen di tahun-tahun ini, mulai perihal organisasi Partai Komunis Indonesia (PKI) sampai kebenaran Surat Instruksi Sebelas Maret (Supersemar) yang alhasil membawa Mayjen Soeharto menjadi Presiden RI.

Dikutip dari modul Indonesia Pada Masa Orde Baru: Sejarah Indonesia Kelas XII dari Kemdikbud, Soeharto memimpin Indonesia selama 32 tahun. Di sisi pemerintahan, terdapat sejumlah momen sejarah, seperti penyederhanaan partai politik menjadi tiga partai, kebijakan dwifungsi ABRI sebagai energi keamanan sekalian sosial politik, sampai menjalankan banyak pembangunan.

Dari sisi kebijakan luar negeri, Soeharto kembali meregistrasikan Indonesia sebagai member PBB, pemulihan kekerabatan diplomatik dengan Malaysia dan Singapura, serta bergabungnya Timor Timur yang adalah jajahan Portugis menjadi komponen Indonesia.

Perkembangan ekonomi yang cepat di masa Soeharto dibarengi dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Krisis ekonomi datang dan memperburuk keadaan politik. Demonstrasi ada di mana-mana sampai terjadi kerusuhan. Soeharto malah mundur dari jabatan presiden dan digantikan oleh wakilnya, BJ Habibie.

Masa Reformasi

Masa reformasi ditandai dengan selesainya orde baru. Meskipun Soeharto telah lengser, masyarakat mengharapkan supaya dijalankan Pemilu. Pemilu pertama di era reformasi digelar tahun 1999. Pemilu ini mengantarkan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi presiden ke-4. Belum habis masa jabatan, Gus Dur didesak mundur dan alhasil bersedia mengundurkan diri. Sebagai gantinya yakni Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya menjabat wakil presiden. Berikutnya dijalankan Pemilu 2004 dan 2009 yang memenangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pemilu berikutnya, tahun 2014 dan 2019 dimenangkan oleh Joko Widodo.